Tampilkan postingan dengan label Enterprise Resource Planning. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Enterprise Resource Planning. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2014

Tugas CRM part 1


Customer Relationship Management mempunyai dampak yang sangat baik dalam laju sebuah bisnis, semakin baik kinerja dari CRM yang ada dalam sebuah perusahaan maka profit dapat naik. CRM dapat dirasakan dengan kental pada perusahaan manufaktur, karena dengan output dari CRM maka proses produksi dapat dibuat seefisien mungkin dan perusahaan tersebut dapat memiliki apa yang disebut Zero Warehouse atau setidak-tidaknya tidak memiliki banyak barang yang disimpan di gudang.


Ada 5 prinsip yang harus kalian ketahui tentang CRM :

  • CRM is not the same as buying a software
  • CRM should be in accordance with the commercial preferences
  • CRM creates measurable profits
  • Exactly consider the price and cost of all possession 
  •  Your trading is unique so are the choice criteria

Organisasi perlu keuntungan yang kompetitif dan stabil di dalam lingkungan yang penuh dengan kompetisi. Ada 4 variabel kritis untuk sebuah organisasi agar mendapat sebuah keuntungan yang kompetitif dan stabil


Efek CRM bagi manufaktur :

  1. Improve Sales and Business Development Effectiveness and Collaboration
  2. Improve Product, Quote, and Order Configuration Accuracy to Accelerate the Sales Cycle 
  3.  Enable Sales and Service Collaboration with Dealers and Distributors
  4. Seize the Aftermarket Parts and Services Revenue Opportunity 
  5. Increase Marketing Campaign Effectiveness to Drive New Business Development


Referensi :


Jumat, 07 Desember 2012

ERP dalam UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

UMKM….
Apa itu ? Yang pastinya tidak ada hubungannya dengan UKM di universitas. UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah, di mana usaha mikro, kecil, dan menengah mempunyai batasan-batasan yang terkandung dalam
UU 20/2008 tentang UMKM. Jadi UMKM dapat ditabelkan seperti berikut :


No. Uraian Kriteria
Aset Omset
1 Usaha Mikro Maksimal 50 juta Maksimal 300 juta
2 Usaha Kecil 50 juta - 500 juta 300 juta - 2,5 miliar
3 Usaha Menengah 500 juta - 10 miliar 2,5 miliar - 50 miliar
 

Ternyata UMKM itu tidak seperti yang ada dipikiran saya sebelumnya, saya pikir dulu UMKM adalah usaha dengan omset maksimal 50 juta ternyata saya salah. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem untuk mendukung semua kegiatan pada UMKM, namanya adalah ERP (Enterprise Resources Planning). 

Dulupemakai ERP hanya usaha skala besar, dikarenakan biaya untuk ERP sendiri yang besar, dan waktu implementasi yang panjang. Tetapi sekarang beda, di Indonesia sendiri sudah tersedia ERP yang ramah di kantong UMKM karena menggunakan sistem berlangganan. Bonastoco adalah nama dari ERP yang ramah di kantong tersebut. Salah satu UMKM yang mengadopsi ERP keluaran Telkom ini adalah PT Kanemochi Indonesia, yang bergerak di bisnis ritel modern dalam bentuk minimarket bernama Kanemochimart. Selain karena harganya yang terjangkau, ternyata ada sebab lain yaitu sudah adanya program GL (general ledger), sehingga tidak perlu membuat laporan secara manual karena sudah otomatis. Dikarenakan para pemilik memiliki kesibukan tersendiri maka paket Bonastoco yang diambil oleh PT Kanemochi Indonesia adalah paket premium di mana dalam paket itu terdapat fitur monitoring via ponsel. 

Hal ini menyatakan bahwa sudah adanya kesadaran para pengusaha UMKM akan pentingnya ERP bagi bisnisnya, tapi angka kesadaran ini masih kecil. Oleh karena itu ada baiknya penalaran tentang ERP bagi para pengusaha UMKM yang belum memakai ERP. 
Setelah menilik dari semua kejadian di atas dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa, UMKM di Indonesia masih bisa berkembang dengan lebih baik dan hal ini juga menjadi peluang bagi kalangan IT di Indonesia untuk berlomba-lomba menciptakan ERP yang terbaik. 

Sumber : http://swa.co.id/technology/ukm-pun-pantas-pakai-erp 


(Salam Sistem Informasi Universitas Machung untuk Dunia)